About Us

Apa itu Kampung Tahfizh?

Kampung Tahfizh Jatiluhur berada di kawasan terpadu Jatiwood Land adalah kawasan wisata islami yang didesain untuk membina kehidupan masyarakat dalam suasana kehidupan yang islami, dekat dengan ajaran Al-quran dan menjadi pencinta Al-quran.

Untuk itu kami akan menghadirkan KAMPUNG TAHFIZH – DANAU JATILUHUR di JATIWOOD LAND, dengan menyediakan sarana dan prasarana yang dibangun mulai dari fasilitas pesantren, sekolah, kebun, villa, agrowisata, ekowisata dan kawasan komersial/pusat bisnis yang diarahkan untuk berhasilnya model pembinaan muslim yang shaleh, taat dan dekat kepada Allah Swt.

Berada di tengah alam  yang indah  seperti danau, sungai, pegunungan, kebun, sawah, hutan, air bersih dan udara yang bersih yang tak terbatas,

NIKMAT MANA LAGI YANG KAMU DUSTAKAN.

KEY PERSON :  CEO KAMPUNG TAHFIZH

H. Ibnu Hajar, ST

CEO Kampung Tahfidz


H. Ibnu Hajar, ST. pria kelahiran Bekasi 10 Juli 1968 ini merupakan CEO Kampung Tahfihz. Merupakan seorang pengusaha yang memiliki misi dalam usaha propertinya ini untuk memberikan peluang kepada seluruh kaum Muslimin untuk memiliki lahan, serta mendapatkan pembinaan kerohanian, pendidikan, masa depan, investasi dunia dan akhirat. Pria yang hobi traveling dan kuliner ini selalu memiliki optimisme untuk selalu membangun sebuah kawasan terpadu yang penuh keberkahan dan produktif demi pembangunan umat Islam yang gemilang.

KEY PERSON :  GVC

Reza B. Surianegara, SE. as Ryuken Raissa

GVC President Director


Ryuken Raissa adalah Produser & Sutradara film layar lebar Sang Pemberani. Ia juga terlibat dalam produksi film Garuda di Dadaku 1, Bebek Belur, dan berbagai TV komersial serta TV Program. Berbagai penghargaan telah ia raih baik untuk video turisme maupun film layar lebar. Diantara penghargaan bergengsi yang pernah beliau raih di kancah internasional adalah Osaka Asia Film Festival 2015 (Bushido Spirit Movie) dan Pengharagaan Majestic Banyuwangi di UNWTO ke-12 Tahun 2016 di Madrid, Spanyol.
Pernah mendapatkan penghargaan bergengsi di kancah internasional adalah Osaka Asia Film Festival 2015 (Bushido Spirit Movie).

Khadijah Ayrrizha Vebee, SH.

GVC Executive Marketing Director


Khadijah Ayrizha Vebee merupakan mantan finalis Puteri Indonesia yang dikenal juga sebagai seorang Sociopreneur, karena aktif di berbagai kegiatan sosial-kemanusiaan, ia juga merupakan penasehat di Yayasan Inspirasi Anak Bangsa (YIAB), yang bergerak di bidang kesehatan, pendidikan dan lingkungan. Baru-baru ini ia mencetuskan sebuah gerakan bertajuk “Cinta Qur’an-Cinta Keluarga” yang bertujuan bagi pembangunan ahklaq dan moral generasi muda. Wanita yang sering diundang sebagai motivator dan pembicara di berbagai seminar ini, juga menjadi penggagas kampanye pembangunan pesantren pertama di Amerika Serikat bersama Imam Shamsi Ali dan Opick. Sebelumnya sempat aktif di dunia Entertainment sebagai Presenter TV ONE (Coffee Break), Metro TV (Latin Night), RCTI (Bedah Rumah & World Cup), Bintang Iklan dan Sinetron. Pernah menjabat sebagai Direktur di beberapa perusahaan, diantaranya sebagai direktur eksekutif PT. Mitra Andalan Kalasan (MAK) sebuah perusahaan Hospital Equipment, dan sebagai direktur di PT. Hanggoga Indonesia, sebuah Restoran Korea. Impiannya untuk memproduksi karya yang bernilai dan bermanfaat bagi anak bangsa membuatnya bergabung bersama Golden Village Cinema sebagai Produser.
Technopreneur, Sociopreneur, Aktivis, Pegiat Sosial-Kemanusiaan-Keagamaan & Pendidikan, Entrepreneur, Motivator.

Yudhistiro Lukman Pradipto, S.Sn.

GVC Business Development Director


Yuda, pemuda lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini, juga dikenal sebagai pegiat sosial yang juga aktif di bidang keagamaan. Ia merupakan salah satu founder Yayasan Inspirasi Anak Bangsa (YIAB) yang dibentuk pada tahun 2012. Sampai saat ini, yayasan yang bergerak dalam 3 divisi tersebut yaitu, kesehatan, pendidikan dan lingkungan itu telah memiliki capaian 4 rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) dan 1 rekor DUNIA berkat dedikasi dalam progam yang dijalankan. Ia juga aktif menjadi pengurus inti di sebuah yayasan keagamaan yang bernama Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsa (YBKB) dengan kegiatan rutin santunan serta pembinaan yatim dan dhuafa. Sejak tahun 2017 hingga saat ini ia dipercaya menjadi duta “Wakaf Tanah Sawah Produktif” oleh Yayasan Amal Bakti Umat (PABU) yang didukung penuh oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI). Ia juga terlibat aktif dalam komunitas kreatif 7Elf Ocean Studios, dengan menelurkan berbagai karya, diantaranya komik biografi “Sutiyoso-The Legend of Kopassus” dan komik edukasi “Polisi Sahabatku” sebagai salah satu illustrator.
Kini bersama Golden Village Cinema, ia dipercaya menjadi salah satu Produser, bersama nama besar seperti Reza B. Surianegara untuk film perdana GVC, ``HAFIDZ``

Suryadi Sanubari

GVC Director


Aktor dan sutradara lulusan institut kesenian jakarta (IKJ) ini mulai berkiprah di dunia seni dan entertaiment dari tahun 1995. Semenjak di bangku kuliah Suryadi telah aktif dalam pembinaan anak-anak yang terpinggirkan melalui gerakan seni dan budaya. Berawal dari ‘one man show’ sampai akhirnya mendapatkan dukungan dan bekerjasama dengan founding dari singapura serta mendapat naungan dari British Council. Atas dedikasinya itu Suryadi mendapatkan penghargaan dari duta besar Inggris untuk bidang seni dan humaniora. Pimpinan dari komunitas ‘teater kafe’ ini konsisten bergelut di bidang seni peran dan aktif sebagai sutradara teater, iklan, video profile dan film. Cukup banyak karya dan prestasinya dalam bidang yang terkait, diantaranya Sebagai sutradara teater Suryadi seringkali mendapatkan penghargaan sebagai sutradara terbaik dari Dewan Kesenian Jakarta,Taman Ismail Marzuki, juga Lembaga Teater Jakarta dan Dinas pariwisata. Selain aktif di dunia praktisi Suryadi sering tercatat sebagai narasumber dalam berbagai seminar seni dan budaya.
Saat ini bergabung dengan Golden Village Cinema (GVC) dan mulai menjalankan sekolah 'acting and action' Patriot yang didirikan GVC, untuk mencetak insan perfilman yang profesional.

Mahdavi, SH. M.Sc.

GVC Director


Mahdavi merupakan seorang penulis yang memiliki latar belakang akademisi. Dalam usia terhitung muda, ia telah menyelesaikan pendidikannya di progam Pascasarjana Universitas Indonesia, dalam ilmu Politik. Tesisnya yang berjudul “Defence Cooperation Agreement RI-Singapore” diterbitkan menjadi sebuah buku oleh penerbit Pena. Pada tahun 2012, ia memulai debutnya sebagai novelis bersama penerbit ternama, yaitu Republika Penerbit dengan menerbitkan novel best seller berjudul “Ratu Yang Bersujud” yang diendorse oleh mantan menteri sosial, Ibu Khofifah Indar parawansa. Setelahnya bersama Republika Penerbit, ia menerbitkan novel musikal pertama di Indonesia yang berjudul “Rumah Lentera & 11 Bintang” yang diendorse oleh wakil gubernur DKI Jakarta, bapak Sandiaga Uno. Pada tahun 2017, berturut-turut ia menerbitkan audio buku, di audiobuku.com untuk beberapa judul, diantaranya, “Radio Horror”, “Petualangan 6 Sekawan” dan sebuah science fiction berjudul “Greenhood”. Kini ia tengah mempersiapkan novel ketiganya dan tahun 2018 ini.
Sscript writer dan co director, di Golden Village Cinema.

Denda Hendro K. Jati, S,Sn.

GVC Director


Denda dikenal sebagai seorang Musisi dan penyanyi solo multi talenta. Single pertamanya yang berjudul “Terlalu Sayang” sukses meramaikan 300 radio di Indonesia, menjadi soundtrack FTV, dan beberapa sinetron populer di stasiun TV Nasional. Selain sebagai musisi, jebolan Universitas Pelita Harapan, jurusan design grafis ini juga berprofesi sebagai Graphic Designer, illustrator, Comic Artist dan 2D Animator. Ia bahkan pernah menjadi tutor dan supervisor sebuah franchise kursus digital painting asal Singapura, Okapi Digital Art. Bersama 7Elf Ocean Studios, Denda menjadi Illustrator cover dan isi Comic “Coboy Junior”, Illustrator cover comic “La Tahzan” dan “Crazy Love”. Karya terbarunya adalah Biografi Comic “Sutiyoso – The Legend of Kopassus”.
Di Golden Village Cinema (GVC), Denda dipercaya menjadi seorang music director dan Associate Film Director.

Fahrur Rozi, MMSI

GVC Director


Setelah lulus progam Pascasarjana (S2) dari Universitas Gunadarma, jurusan Manajemen Bisnis Informasi. Fahrur Rozi yang juga merupakan pegiat sosial yang aktif dalam kegiatan pembinaan masyarakat desa ini terus mengasah skillnya di bidang teknologi informasi. Ia konsisten untuk terus menekuni bidang teknologi informasi dengan mendirikan sebuah perusahaan IT, yaitu PT Teknologi Berkah. Ia juga menjabat sebagai Direktur di sebuah perusahaan startup, PT Nata Mandiri Sejahtera. Selain itu, ternyata ia juga concern di bidang pendidikan, terbukti ia dipercaya sebagai komisaris di sebuah lembaga pendidikan berbasis teknologi informasi (IT) yaitu PT Edukasi Cipta Teknologi. Atas capaian dan prestasinya itu, saat ini Fahrur Rozi dipercaya sebagai Digital Marketing dari Golden Village Cinema.
saat ini Fahrur Rozi dipercaya sebagai Digital Marketing dari Golden Village Cinema.

Artha Yeniyartha Utami

GVC Director


Wanita yang berprofesi sebagai akuntan ini pernah mengenyam pendidikan di Universitas Indonesia. Memiliki pengalaman kerja yang cukup panjang di bidang terkait, yaitu keuangan (akutansi dan pajak). Mengawali karirnya pada tahun 1997 sebagai administrative staff di PT. Bank Negara Indonesia (Persero), kemudian pada tahun 1998 melanjutkan karirnya sebagai staff tax accountant di Muchlish Tax Consultant. Berturut-turut bekerja dan bersentuhan dengan perusahaan yang bergerak di dunia showbiz di PT. Cakrawala Andalas Televisi (SCTV) sebagai Tax Accountant Supervisor dan PT. Asia Global Media – ANTV & STAR TV joint venture sebagai tax accountant. Berkat pengalamannya, kini ia mendirikan perusahaanya sendiri PT. Saira Artha Internasional yang diantaranya bergerak di bidang Meetings Incentives Conventions Events (MICE). Sampai saat ini ia juga aktif sebagai tax consultant di Tax Consultant “CRS Cornelys & Co”. Meski begitu panjang capaian yang diraihnya dalam karir, ia masih sempat mengembangkan hobi masaknya untuk mencoba menekuni bisnis kulinernya yaitu restoran Nasi Liwet Komplit & Sambel “Ny. Artha”.
Berbekal pengalamannya kini ia bergabung dengan sebuah perusahaan publishing untuk Golden Village Cinema sebagai Direktur Keuangan.

Aidina Isaura Lanancia, S.I.Kom

GVC Director


Aidina adalah seorang yang mencintai dunia komunikasi, mantan finalis gadis sampul ini ternyata pernah menjadi santriwati di pesantren modern Latansa. Ketertarikannya pada dunia seni pernah mengantarkannya menjadi anggota tim olimpiade paduan suara Purwacaraka. Pada tahun 2011 Aidina memfokuskan diri mengambil jurusan Public Relations disalah satu Universitas Swasta di Jakarta, skripsinya yang berjudul “Program Garuda Indonesia Peduli Lestarikan Perajin Tenun Di Bali Dalam Meningkatkan Citra PT. Garuda Indonesia” membuatnya tertarik untuk menekuni kegiatan sosial yang berdampak untuk kemajuan para perajin tenun yang ada di Indonesia. Pada tahun 2015 Aidina memulai karirnya bersama PT. Indowarna Nusantara dibidang Advertising sebagai Marketing Communications. Pada tahun 2016 Aidina bergabung bersama Kementerian Perhubungan divisi Komunikasi dan Informasi Publik.
Pada saat ini Aidina bergabung bersama Golden Village Cinema sebagai Associate Film Producer & Marketing Executive.

Drg.Hairia Yazid

GVC Director


Hairia Yazid atau yang lebih dikenal dengan Ayie merupakan alumni fakultas kedokteran gigi Universitas Indonesia (UI). Berkat sifatnya yang tangguh dan mandiri pada tahun 2010 Ayie memulai membangun kliniknya sendiri dengan memanfaatkan garasi rumahnya menjadi klinik sederhana, hingga saat ini berkembang menjadi cukup besar dan memiliki tempat sendiri yang representatif. Ia juga dikenal memiliki jiwa sosial yang kuat, pada tahun 2012 ia dan teman-temannya mendirikan sebuah komunitas kesehatan, yaitu Komunitas Mitra Medis Indonesia (KIMMI) yang bertujuan melakukan pelayanan kesehatan untuk masyarakat dhuafa dan korban bencana. Awalnya mereka mengumpulkan dana dengan cara patungan sampai akhirnya banyak pihak dan lembaga yang mempercayakan donasinya untuk kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan. Dengan semakin besarnya kegiatan sosial komunitas yang didirikannya itu, maka ia dan rekan-rekannya mendirikan Yayasan Inspirasi Anak Bangsa (YIAB) sebagai payung hukum. Berkat pandangannya yang visioner ia dipercaya memegang divisi development, sampai akhirnya Yayasan Inspirasi Anak Bangsa (YIAB) mendapatkan 4 Rekor MURI dan 1 Rekor DUNIA. Di tahun 2015 ia dipercaya untuk mengelola program desa binaan di wilayah Jawa barat, oleh salah satu BUMN hingga 3 tahun berturut-turut, dan di tahun 2017 hingga saat ini Ayie menjadi tim inti dalam program sosial dan kesehatan bersama BUMN ke beberapa wilayah Indonesia, diantaranya Sumatra, Sulawesi, Kalimantan dan NTT.
Dokter gigi yang memiliki hobi traveling ke berbagai daerah dan negara ini kini bergabung dengan Golden Village Cinema (GVC) untuk mengembangkan potensinya, di GVC ia dipercaya menjadi Associate Producer dan direktur development di PT. SRI yang merupakan publishing dari Golden Village Cinema.